Metode DFT, FFT, Least Squares, Foreman-style, Similarity, dan prediksi pasang surut berbasis browser.
waktu,tinggi 2026-01-01 00:00,1.23 2026-01-01 01:00,1.35
Metode ini merupakan pendekatan standar dalam analisis harmonik pasut. Tinggi muka air dimodelkan sebagai penjumlahan komponen sinusoidal dengan frekuensi astronomis tertentu seperti M2, S2, N2, K1, O1, P1, dan K2.
Parameter amplitudo dan fase dihitung menggunakan pendekatan kuadrat terkecil agar selisih antara data observasi dan hasil rekonstruksi minimum.
Discrete Fourier Transform mengubah data pasut dari domain waktu ke domain frekuensi. Metode ini berguna untuk melihat komponen periodik dominan pada data.
Fast Fourier Transform adalah versi cepat dari DFT. FFT cocok untuk eksplorasi spektrum awal karena lebih efisien untuk data panjang.
Metode similarity digunakan untuk mengukur kemiripan bentuk sinyal antara observasi dan rekonstruksi dengan menghilangkan pengaruh rata-rata.
Metode hybrid menggabungkan Foreman-style untuk estimasi utama, FFT untuk inspeksi frekuensi dominan, dan similarity untuk validasi bentuk sinyal.
Secara umum, pasang surut dapat dinyatakan sebagai:
η(t) = Z0 + Σ Ai cos(ωi t + φi)
Keterangan:
Dalam standar oseanografi, hasil yang penting biasanya meliputi amplitudo, fase, nilai rekonstruksi, error, korelasi, RMSE, dan kemampuan prediksi.
Scan QRIS berikut untuk donasi.